Pre Screening Surfaktan untuk Injeksi Chemical EOR di Lapangan X

  • Dian Farkhatus Solikha Akademi Minyak dan Gas Balongan
Keywords: EOR, Phase Behavior, Pre-Screening, Kompatibilitas, Surfaktan

Abstract

Produksi minyak di Indonesia terus mengalami penurunan, sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan minyak bumi dalam negeri. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi minyak bumi adalah dengan melalui teknik Enhanced Oil Recovery (EOR). Surfaktan atau surface active agent adalah molekul-molekul yang mengandung gugus hidrofilik (suka air) dan hidropobik (suka minyak/lemak) pada molekul yang sama. Pre screening surfaktan untuk EOR Kompatibilitas, IFT,Phase Behavior, Filtration Ratio, Thermal Stability, Core Plooding. Hasil pengamatan kompatibilitas di pelarut aquadest untuk 4 surfaktan yaitu I 6101, K2111, A 3299 dan B 991 semua surfaktan larut di dalam aquadest. Sedangkan untuk pelarut WP lapangan X untuk Surfaktan I 6101 dan K 2111 larutan berubah menjadi milky, sedangkan untuk surfaktan A 3299 dan B991 dua surfaktan ini larut di dalam WP lapangan X. untuk hasil pengamatan phase behavior di surfaktan A 3299 DI 2%  hasil emulsi nya berada di fasa bawah dan winsor 1 dari pengamtan hari pertama sampai pengamatan hari ke-6. Untuk surfaktan B 991 pengamtan phase behavior di konsentrasi 2%,2.5% dan 3% untuk hari pertama pengamtan emulsi terlihat di fasa bawah dan winsor I, seiring berjalan nya waktu emulsi mulai terkumpul di fasa tengah atau mulai masuk dalam winsor III. Berdasarkan hasil pengujian kompatibilitas dan phase behavior dengan berdasarkan ketentuan SKK migas dapat disimpulkan surfaktan yang lolos uji kompatibilitas adalah surfaktan A 3299 dan B 991, sedangkan untuk surfaktan yang lolos di pengujian Phase behavior adalah surfaktan B 991.

Kata Kunci: EOR, Surfaktan, Phase Behavior, Pre-Screening, Kompatibilitas

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-05-04
How to Cite
Farkhatus Solikha, D. (2021). Pre Screening Surfaktan untuk Injeksi Chemical EOR di Lapangan X. Gema Wiralodra, 12(1), 95-109. https://doi.org/10.31943/gemawiralodra.v12i1.150