Kajian Ekokritik Sastra Pada Cerpen Harimau Belang Karya Guntur Alam Dalam Antologi Cerpen Pilihan Kompas 2014 di Tubuh Tarra Dalam Rahim Pohon

  • Wasniah Wasniah
  • Sofyan Sauri Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: Kajian Ekologi Sastra, Karya Sastra dan Cerpen

Abstract

Kritik dapat diartikan sebuah bentuk ekspresi seseorang tentang penilaian sesuatu. Dalam sebuah karya sasta terdapat pesan penulis yang ingin disampaikan kepada pembaca. Keterkaitan alam dengan sebuah karya sastra memunculkan gagasan tentang permasalahan ekologi dalam sebuah sastra. Ekokritik sebuah konsep berhubungan dengan lingkungan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur-unsur kajian ekokritik pada cerpen Harimau Belang karya Guntur Alam dalam antologi Cerpen Pilihan Kompas 2014 di Tubuh Tarra dalam Rahim Pohon. Rumusan masalah pada penelitian ini sebagai berikut: bagaimana hubungan ekologi sastra dengan karya sastra?, bagaimana hubungan cerpen Harimau Belang karya Guntur Alam dengan ekologi sastra? dan bagaimana hasil analisis cerpen Harimau Belang karya Guntur Alam?. Adapun metode penelitian yaitu, metode kualitatif. Metode yang digunakan berdasarkan filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada objek yang alamiah (sebagai lawannya eksperimen) di mana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data yang dilakukan secara triangulasi (gabungan), analisis data bersifat kualitatif dan hasil peelitian lebih menekankan makna generalisasi. Pada teknik pengolahan data berupa reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi”. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dalam cerpen Harimau Belang karya Guntur Alam ditemukan: aspek kajian ekologi alam dan aspek kajian ekologi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-05-04
How to Cite
Wasniah, W., & Sauri, S. (2021). Kajian Ekokritik Sastra Pada Cerpen Harimau Belang Karya Guntur Alam Dalam Antologi Cerpen Pilihan Kompas 2014 di Tubuh Tarra Dalam Rahim Pohon. Gema Wiralodra, 12(1), 74-83. https://doi.org/10.31943/gemawiralodra.v12i1.167

Most read articles by the same author(s)